Jelang Haul KH. Ubaidi Utsman dan Hj. Nur Sa’idah, Darul ’Ulum Sirau Menyatukan Santri dan Umat

    Jelang Haul KH. Ubaidi Utsman dan Hj. Nur Sa’idah, Darul ’Ulum Sirau Menyatukan Santri dan Umat
    Jelang Haul KH. Ubaidi Utsman dan Hj. Nur Sa’idah, Darul ’Ulum Sirau Menyatukan Santri dan Umat

    KEMRANJEN - Pondok Pesantren Putra Putri Darul ’Ulum, Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bersiap menggelar Haflah Akhirussanah dan Haul Masyayikh ke-XXI Al Maghfurlah KH. Ubaidi Utsman dan Hj. Nur Sa’idah, yang akan berlangsung pada Sabtu–Ahad, 7–8 Februari 2026, dan terbuka untuk umum.

    Pengasuh Pondok Pesantren Darul ’Ulum, KH. Ahmad Syaikhul Ubaid, kepada awak media pada Kamis sore (05/01/2026) menyampaikan bahwa haul dan haflah ini merupakan ruang spiritual untuk merawat sanad perjuangan para pendiri pesantren.

    “Haul ini adalah ikhtiar menjaga ingatan doa, adab, dan perjuangan masyayikh agar tetap hidup di tengah santri dan umat, ” tegasnya.

    Rangkaian kegiatan akan diawali Sabtu (07/02/2026) pukul 13.00 WIB melalui agenda Darul ’Ulum Bersholawat, diiringi Grup Hadrah Al Mahabbah Pondok Pesantren Darul ’Ulum, bertempat di kompleks pesantren.

    Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui YouTube Darul ’Ulum Sirau, sehingga dapat diikuti masyarakat luas.

    Puncak acara dijadwalkan Ahad malam (08/02/2026) pukul 19.30 WIB, berupa pengajian umum Haul Masyayikh ke-XXI dan Haflah Akhirussanah Madrasah Diniyah Darul ’Ulum, bersama KH. Ubaidillah Shodaqoh, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, dari Semarang.

    Menurut KH. Ahmad Syaikhul Ubaid, keterbukaan acara untuk umum menjadi bagian dari misi dakwah pesantren.

    “Pesantren ingin menghadirkan haul sebagai ruang silaturahim, doa bersama, dan penguatan nilai keislaman yang meneduhkan, ” ujarnya menegaskan.

    Selain pengajian dan sholawat, rangkaian kegiatan juga diisi sema’an Al-Qur’an, ziarah masyayikh, sarasehan, mujahadah, hingga khatmil Qur’an, yang berlangsung sejak Kamis hingga Ahad, sebagai wujud kesinambungan tradisi ilmiah dan spiritual pesantren.

    Melalui Haflah Akhirussanah dan Haul Masyayikh ke-XXI ini, Pondok Pesantren Darul ’Ulum Sirau menegaskan komitmennya untuk terus menyatukan santri dan umat dalam bingkai doa, ilmu, dan keberkahan, sembari merawat warisan luhur para pendahulu.

    (Djarmanto-YF2DOI)

    banyumas haul kh ubaidi ustsman hj nur saidah darul ulum sirau
    Narsono Son

    Narsono Son

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional

    Ikuti Kami